Dua anggota senior Hamas dilaporkan tewas dalam serangan militer Israel di Gaza, yang juga menewaskan 14 warga sipil Palestina.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada Jumat (9/1) mengeklaim bahwa mereka telah menewaskan dua
anggota senior Hamas dalam serangan udara pada Kamis (8/1), sementara pejabat kesehatan Gaza melaporkan 14 orang di Gaza tewas dalam 24 jam terakhir.
Menurut pernyataan IDF, militer Israel menewaskan Kamal Abd al-Rahman Muhammad Awad, yang diidentifikasi sebagai kepala unit rudal anti-tank Hamas. Militer Israel juga melaporkan kematian Ahmad Thabet, yang disebut sebagai tokoh kunci di departemen produksi senjata Hamas.
Militer Israel mengatakan serangan tersebut dilancarkan setelah peluncuran roket yang gagal dari Gaza pada Kamis. Roket tersebut seharusnya menyasar sebuah kawasan di
Gaza City tempat pasukan Israel sedang beroperasi.
WAFA, kantor berita resmi Palestina, mengonfirmasi kematian Awad, tetapi menyatakan Awad sebagai warga sipil.
IDF juga melaporkan telah menyerang sebuah kompleks komando dan kendali di Gaza utara pada Kamis, menewaskan empat militan yang menurutnya menggunakan lokasi tersebut untuk menyimpan senjata dan merencanakan serangan.
Hamas belum memberikan komentar resmi mengenai jatuhnya sejumlah korban jiwa tersebut, tetapi Hazem Qassem, seorang juru bicara Hamas, mengatakan serangan-serangan tersebut "membuktikan bahwa pendudukan Israel telah mengabaikan komitmennya terhadap gencatan senjata."
Dalam kesempatan terpisah, otoritas kesehatan Gaza melaporkan bahwa 14 warga Palestina, termasuk lima anak-anak, tewas dan 17 lainnya terluka akibat serangan Israel dalam 24 jam terakhir. Pejabat setempat menyebut bahwa beberapa korban masih terjebak di bawah reruntuhan atau di area-area yang tidak dapat dijangkau oleh tim penyelamat.
Sejak gencatan senjata diberlakukan pada 10 Oktober 2025, jumlah korban tewas di Gaza telah bertambah menjadi 439 orang, sedangkan 1.223 lainnya terluka, sebut otoritas kesehatan setempat. Tim penyelamat telah menemukan 688 jenazah selama periode tersebut. Dalam konflik yang lebih luas, sedikitnya 71.409 warga Palestina tewas dan 171.304 orang terluka sejak kampanye militer Israel di Gaza dimulai pada Oktober 2023.
Laporan: Redaksi